This is default featured slide 1 title

This is default featured slide 1 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 2 title

This is default featured slide 2 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 3 title

This is default featured slide 3 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 4 title

This is default featured slide 4 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 5 title

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Penyerang Legendaris Brasil Ikut Kritik Permainan Dybala

Penyerang Legendaris Brasil Ikut Kritik Permainan DybalaPenyerang Legendaris Brasil Ikut Kritik Permainan Dybala

Penyerang Legendaris Brasil Ikut Kritik Permainan DybalaPenyerang Legendaris Brasil Ikut Kritik Permainan Dybala

Pemain 23 tahun ini menjadi salah satu pemain muda dengan nilai tertinggi di Eropa setelah bergabung dengan Nyonya Tua dari Palermo pada tahun 2015.

Dybala sudah mengantongi 30 gol dari dua musim di Juventus, memenangkan dua gelar Serie A dan membantu timnya ke final Liga Champions. Namun, raksasa Italia ini dicabik-cabik Real Madrid di Cardiff dan fans meluncurkan kritik padanya.

Kritik terakhir datang setelah penampilannya saat Argentina menang 1-0 melawan Brasil pada Jumat (9/6). Kali ini datang dari salah satu legenda sepakbola sepanjang masa.

“Dia tidak sebagus yang orang-orang katakan,” kata pemain yang tiga kali juara Piala Dunia ini kepada Tuttosport dikutip dari dailymail (10/6).

“Mereka bilang dia mungkin pewaris Maradona, tetapi satu-satunya kesamaan mereka hanyalah menendang dengan kaki kiri,”

Musim ini Dybala hanya mencetak 11 gol untuk Juventus di Serie A, namun ini karena dia diganggu cedera yang cukup lama. Dybala juga bukan striker murni seperti Maradona, bahkan di lapangan pemain 23 tahun ini merangkap menjadi gelandang serang selain menjadi winger.

Dybala banyak menarik perhatian raksasa Eropa termasuk Barcelona, namun dia berkomitmen untuk memperpanjang masa baktinya untuk Juventus dan menandatangani kontrak baru pada April 2017, walau banyak berpendapat dia akan menjadi penerus Lionel Messi.

Karena Alasan Ini Mantan Pelatih Bayern Munchen Minta Kroos Pensiun

Karena Alasan Ini Mantan Pelatih Bayern Munchen Minta Kroos Pensiun

Karena Alasan Ini Mantan Pelatih Bayern Munchen Minta Kroos Pensiun

Kroos diketahui memang menjadi bagian skuat Bayern yang memenangkan treble di bawah Heynckes pada tahun 2012-13. Musim 2014-15 ia memutuskan hengkang ke Real Madrid, setelah tak mampu membawa pasukan Allianz Arena menambah trofi di kejuaraan Eropa.

Setahun setelah berbaju Los Merengues, Kroos berhasil kembali mengangkat trofi Liga Champions keduanya pada musim 2015-2016, dan melengkapinya lagi untuk ketiga kalinya pada musim 2016-17.

Tak hanya itu, dari karier internasionalnya bersama timnas Jerman, gelandang flamboyan 27 tahun ini berhasil memenangkan Piala Dunia 2014 bersama Der Panzer.

Menurut Heynckes, prestasinya itu sudah lebih dari cukup untuk Kroos segera memutuskan pensiun dari dunia sepakbola. Meski nada yang dilontarkan pelatih yang kini sudah pensiun itu berupa gurauan semata.

Di sisi lain, ia hanya ingin menyiratkan sebuah makna bahwa Kroos sosok pemain komplet dengan segudang prestasi yang diraihnya bersama tim yang dibelanya.

“Toni saat ini masih 27 tahun dan sudah memenangkan tiga trofi Liga Champions, memenangkan trebel bersama Bayern dan mengangkat trofi Piala Dunia bersama Jerman,” terang Heynckes kepada Sport Bild.

“Dia harus menggantungkan sepatunya sekarang juga. Toni merupakan seorang yang strategis. Dia sudah berkembang menjadi pemain yang bahkan lebih baik di Madrid,”

“Dia bermain seperti apa yang pelatih inginkan kepada pemainnya untuk bermain.”

Menjawab sang mantan manajernya, Kroos mengatakan masih ingin terus berkarier karena dirinya merasa masih lapar akan kesuksesan. Jadi, masih panjang waktunya untuk terus mengukirkan tinta emas bersama Madrid dan timnas Jerman.

“Saya tidak bisa pensiun sekarang karena saya ingin terus memenangkan segalanya,” tegas Kroos.

“Anda selalu memiliki tujuan baru di Real Madrid dan dengan timnas Jerman. Saya ingin memenangkan segalanya,” tutupnya.

Penyebab Kekalahan Prancis Kontra Swedia

Reaksi Deschamps Usai Lloris Lakukan Blunder Penyebab Kekalahan Prancis Kontra Swedia

Reaksi Deschamps Usai Lloris Lakukan Blunder Penyebab Kekalahan Prancis Kontra Swedia

Ola Toivonen mencetak gol dari tengah lapangan di tiga menit jelang bubaran. Dia dengan sangat baik memanfaatkan kecerobohan Lloris dan memberi Swedia menang 2-1 di kandang.

 

“Saya tidak akan menyalahkan Hugo. Dia sering menjadi sosok penting bagi kami,” ungkap Deschamps kepada TF1.

“Dia memilih mengontrol bola. Jika dia menyapu bola jauh dan tak terjangkau, maka tidak akan ada jalan untuk kembali. Namun dia tahu itu. Dia tahu bahwa ini adalah kesalahannya dan merugikan kami,”

“Dia seorang kiper yang membuat sebuah kesalahan dan diperhatikan lebih daripada seorang pemain di luar lapangan. Ini merupakan ketidakberuntungan baginya dan untuk seluruh tim,”

“Para pemain sangat kecewa, Hugo terlebih-lebih. Kekalahan selalu menyakitkan dan di bawah situasi seperti ini lebih menyakitkan lagi.”

 

Meski baru menderita kekalahan, Deschamps berpendapat ini bukan akhir dari segalanya. Masih ada empat pertandingan lagi untuk dimenangkan, jadi peluang lolos itu masih terbuka lebar untuk timnya.

“Ini skenario yang di luar dugaan. Andai kami tidak memenangkan laga ini, kami harus mendapat hasil imbang. Dengan hasil satu poin, kami harus bertarung lebih keras hingga akhir,” imbuhnya.

“Hasil imbang memang bukanlah sesuatu yang ideal namun itu poin yang bagus. Kami terus menekan Swedia, namun itu tak lama setelah kejadian itu. Saya akan lebih suka hasil yang berbeda, segi positifnya adalah bahwa kami masih duduk di posisi pertama,”

“Kami masih memiliki empat laga, 12 poin untuk didapat, dan kami akan berjuang keras hingga mencapai target kami,”

“Pertandingan penting menghadapi Belanda di Stade de France, 31 Agustus, selalu sangatlah penting. Sekarang itu akan jauh lebih lagi.”

Setelah laga kontra Swedia, Prancis akan menjamu Inggris dalam laga bertajuk persahabatan pada Selasa (13/6).

Jorge Sampaoli Anggap Messi Tetap Pemain Terbaik Dunia

Jorge Sampaoli Anggap Messi Tetap Pemain Terbaik Dunia

Jorge Sampaoli Anggap Messi Tetap Pemain Terbaik Dunia

Komentar itu muncul setelah banyak pihak mengkritik penampilan Messi yang dinilai jelek saat Argentina memenangkan duel kontra musuh bebuyutan Brasil dengan skor 1-0 yang digelar di Melbourne.

Gabriel Mercado menjadi satu-satunya pencetak gol kemenangan atas rival abadi mereka itu. Padahal tim Selecao memiliki peluang sangat banyak ketimbang Argentina di babak kedua untuk mengejar skor.

La Pulga yang memimpin skuat Abiceleste, tampil di bawah performa seperti biasanya. Namun Sampaoli tak tertarik untuk menanggapi kritik yang dilayangkan kepada kapten mereka itu.

“Ketika itu datang ke Messi, dia akan tetap menjadi pemain terbaik di dunia hingga dirinya pensiun. Sesederhana itu pandangan saya terhadap Leo,” bela Sampaoli menanggapi kritik Messi dalam sesi konferensi pers.

“Secara keseluruhan, saya menghargai antusiasme dan sikap dari para pemain. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan,”

“Kami mendapat kesempatan untuk mencetak gol daripada Brasil di babak pertama dan kemudian bermain lebih tertekan di babak kedua. Kami sedikit menderita setelah jeda. Brasil mendapat banyak sekali peluang untuk menyamakan skor,”

“Selalu ada motivasi untuk mengalahkan Brasil, pertandingan ini sangatlah klasik. Kami tidak datang ke sini hanya untuk bermain, namun kami ingin menang. Para pemain bertarung untuk jersey yang mereka kenakan,” pungkas mantan pelatih Sevilla itu.

Sampaoli ditunjuk sebagai pelatih Argentina pada pekan ini, ia mendapat tugas berat untuk meloloskan Argentina ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Posisi Albiceleste saat ini tidak aman di klasemen kualifikasi PD zona Conmebol di mana mereka ada di urutan kelima, posisi di mana mereka harus melakoni babak playoff sebelum melenggang ke fase grup Piala Dunia 2018 Rusia.

Lucas Vazquez Mengaku Zidane Tepati Janji

Lucas Vazquez Mengaku Zidane Tepati Janji

Lucas Vazquez Mengaku Zidane Tepati Janji

Winger 25 tahun tersebut memang sering menghangatkan bangku cadangan, hanya tampil sebanyak 20 sebagai starter dalam 50 penampilannya di semua kompetisi musim 2016/17. Ia kerap hanya dijadikan sebagai pelapis andai trio BBC tak tampil baik, atau salah satu di antaranya mengalami cedera.

Pemain yang sempat dipinjamkan ke klub Espanyol ini mengakui bahwa dirinya sangat ingin bermain. Tapi ia masih bisa merasakan senang dengan cara Zidane memperlakukan pemain lapis kedua Real Madrid musim kemarin.

“Dari awal musim ini dia mengatakan kepada kami tentang bagaimana idenya dan setiap pemain akan berperan di tim ini. Pada kenyataannya adalah dia menepati janjinya,” tutur Vazquez kepada reporter.

“Dia memberi kami semua kesempatan, dia memberi semua pemain waktu bermain. Itulah yang membuat tim ini sukses seperti setiap individunya. Zidane hanya mengatakan bahwa jika Anda berlatih bagus maka dia memutuskan pada laga itu kita akan bermain,”

“Faktanya bahwa saya memainkan 50 pertandingan di mana merupakan sesuatu yang membahagiakan. Dia adalah figur penting. Jika Saya melakukannya dengan baik, itu karena pelatih memercayai saya dan memberi saya banyak kesempatan bermain,”

“Saya hanya mencoba untuk membalas kepercayaannya di atas lapangan dan berharap saya bisa melakukannya lebih banyak lagi dan di tahun-tahun berikutnya,”

“Saya pikir itu tergantung motivasi yang Anda miliki untuk bermain di Madrid. Fakta bahwa saya bisa bermain untuk Real Madrid berarti saya sudah siap, mengetahui bahwa kami harus menang. Kami adalah pemain yang kompetitif, pemain muda dan kami selalu ingin menang. Pada akhirnya, itu akan terlihat di hasilnya,”

“Semua orang ingin menjadi starter, itu sangat jelas, namun salah seorang yang bisa memutuskan itu ialah pelatih. Ini tergantung pada kinerja keras kita dan untuk menjadi yang terbaik ketika kita dibutuhkan.”

Yabes Roni Tak Takut Berduel Kembali Lawan Michael Essien

Yabes Roni Tak Takut Berduel Kembali Lawan Michael Essien

Yabes Roni Tak Takut Berduel Kembali Lawan Michael Essien

Pada laga yang dimenangkan 2-1 oleh Serdadu Tridatu di pertemuan terakhir kedua klub ini nama pemain asal Alor ini memang menjadi sorotan. Selain berhasil mencetak gol, penyerang timnas U-22 ini sempat bersitegang dengan marquee player Maung Bandung tersebut.

Saat itu Yabes dianggap sengaja menendang bola ke arah Essien. Sontak kejadian itu membuat Essien geram sehingga pemain asal Ghana itu mengejar Yabes dan sempat jadi viral di media sosial. Dan akhirnya karena kejadian ini Yabes mendapatkan kartu merah. Disinggung mengenai perseturuan dirinya dengan Essien.

Masalah dengan Essien selesai

Yabes mengaku sudah melupakan hal tersebut dan fokus untuk tampil maksimal di pertandingan besok. “Saya tidak akan terpengaruh kejadian dengan Essien di pertandingan lalu. Saya dan Essien sudah tidak ada masalah.”

“Yang jadi fokus saya adalah bagaimana bisa bermain sebaik mungkin dan bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk Bali United di pertandingan besok. Semoga saja hasil terbaik jadi milik kami,” kata Yabes dilansir situs klub.

Lebih lanjut, mantan penggawa timnas U-19 ini akan memberikan kemampuan 100 persen di laga ini meskipun akan berduel kembali dengan Essien. Ia menyebut kemenangan menjadi harga mati untuk Bali United lantaran bermain di kandang sendiri.

“Saya mewakili pemain Bali United tentu sudah siap untuk bekerja keras di pertandingan besok. Ini kandang kami dan pastinya kami ingin menang di pertandingan besok. Kalau biasanya kami berjuang 100%, besok kami akan berjuang 150%,” ujar Yabes.