8 Gol di Perjalanan Guardiola

Manchester City Siapkan Rp 3 T untuk Belanja Pemain

Delapan gol tercipta di partai leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2/2017) dinihari WIB, ketika City meraih kemenangan 5-3 atas Monaco usai sempat saling susul.

City memimpin lebih dulu lewat Raheem Sterling di menit ke-26. Tapi Monaco kemudian merespons lewat gol Radamel Falcao di menit ke-32 dan berbalik unggul lewat gol Kylian Mbappe Lottin lima menit sebelum turun minum.

Pertandingan bertambah seru setelah Sergio Aguero menyamakan kedudukan buat City di menit ke-58, delapan menit usai Falcao membuang peluang dari eksekusi titik putih.

Falcao membayar kegagalan itu lewat gol keduanya dalam pertandingan di menit ke-61 guna membuat Monaco kembali memimpin. Tapi City berikutnya mencetak gol lewat Aguero, John Stones, dan Leroy Sane untuk menang 5-3.

“Itu merupakan sebuah pertandingan bagus buat para suporter. Dua tim hebat, sangat ulung dalam menyerang, dan delapan gol tercipta,” ujar Pelatih Monaco Leonardo Jardim seperti dilansir BBC.

Hasil itu membuat City akan menjalani leg kedua di Stade Louis II pekan depan dengan keunggulan hasil leg pertama. Tapi dengan tiga gol di Etihad, peluang Monaco juga sama sekali tidak kecil.

“Kami masih punya 90 menit lagi dan berikutnya kami akan main di kandang jadi pertandingan ini sama sekali belum selesai,” sebut Jardim.

Guardiola pun sadar benar dengan ancaman yang akan dihadapi City dalam lawatan pekan depan. Apalagi mantan peracik taktik Barcelona dan Bayern Munich itu memprediksi pertandingan nanti akan kembali berjalan terbuka.

“Mereka akan menyerang dan terus menyerang. Kami mesti bertahan lebih baik lagi, tapi kami juga akan punya peluang, saya yakin dengan hal itu,” ujar si manajer City.

Mengingat bahwa dalam karier melatihnya sejauh ini Guardiola punya tren apik di Liga Champions, karena minimal selalu mencapai semifinal dan dua kali jadi juara, ia tentu tak mau catatan itu ternoda dalam musim pertama bersama City.

Guardiola pasti ingin perjalanannya lanjut terus, dengan berusaha bikin City melewati Monaco untuk sampai ke perempatfinal, dan kemudian setidaknya menyisihkan tim lain di delapan besar demi menjaga tren bagusnya dalam hal minimal sampai semifinal.

Catatan Guardiola sebagai pelatih di Liga Champions

2008-09 Barcelona Final (mengalahkan Man Utd 2-0)

2009-10 Barcelona Semifinal (kalah agregat 2-3 dari Inter)

2010-11 Barcelona Final (mengalahkan Man Utd 3-1)

2011-12 Barcelona Semifinal (kalah agregat 2-3 dari Chelsea)

2013-14 Bayern Munich Semifinal (kalah agregat 0-5 dari Atletico Madrid)

2014-15 Bayern Munich Semifinal (kalah agregat 3-5 dari Barcelona)

2015-16 Bayern Munich Semifinal (agregat 2-2 dengan Atletico. Atletico lolos berkat gol tandang)

Leave a Reply

%d bloggers like this: