This is default featured slide 1 title

This is default featured slide 1 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 2 title

This is default featured slide 2 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 3 title

This is default featured slide 3 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 4 title

This is default featured slide 4 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 5 title

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Pioli Dapat Dukungan Kapten Inter Milan

Di tengah rumor bakal didepak, pelatih Inter Milan, Stefano Pioli mendapatkan dukungan moril dari anak-anak asuhnya. Salah satunya adalah sang kapten, Mauro Icardi. Menurut Icardi, kedatangan Pioli telah mengubah mental skuat menjadi lebih baik.

Pioli datang ke Inter pada November 2016 menggantikan Frank de Boer. Sejak kedatangannya, penampilan menjadi Inter lebih baik.

Dari 18 laga yang sudah dijalani, Inter menang 12 kali di bawah asuhan Pioli. Hanya saja, mereka belum mampu mengatasi klub-klub rival macam Juventus, AS Roma, dan Napoli.

Bahkan, terakhir mereka harus menelan kekalahan memalukan 1-2 di kandang sendiri oleh tim medioker, Sampdoria. Hasil itu mencuatkan rumor bahwa para petinggi Inter Milan tidak puas dengan kinerja Pioli.

“Saya harus katakan bahwa sejak Pioli datang segalanya menjadi lebih baik. Menurut saya dia bekerja dengan baik dan Anda bisa melihatnya di masa mendatang,” ucap Icardi seperti dilansir Football Italia.

“Dia mengubah mental setiap pemain. Saat ia datang kami awalnya berada di peringkat kesembilan. Dia membangkitkan hasrat kami karena dia mampu mengendalikan setiap momen yang ada,” ujar Icardi menambahkan.

Striker andalan Inter ini menilai, wajar jika Inter sulit untuk bersaing di papan atas, karena di awal musim mereka sempat terseok-seok. Hal itu, menurutnya, bukan kesalahan Pioli. Ia menekankan, bahwa Inter di bawah asuhan Pioli telah berjuang sekuat tenaga untuk dapat meraih kemenangan di setiap laga.

“Inter Milan tidak memulai musim ini dengan baik karena kehilangan banyak poin Saya pikir hal itu sulit diperbaiki dan bukan salah Pioli,” katanya.

Juventus Bakal Tambah Kontrak Allegri

Juventus Bakal Tambah Kontrak Allegri

Ketertarikan Arsenal kepada pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, sudah tak lagi menjadi rahasia. Ia dianggap sebagai sosok yang layak untuk menggantikan rezim Arsene Wenger di Arsenal mulai musim 2017/2018.

Sebelumnya, Arsenal disebut memiliki peluang besar merekrut Allegri dari Juventus di musim panas 2017. Itu karena kontrak Allegri di Juventus Stadium akan berakhir pada musim panas 2018. Setelah memenangkan banyak gelar di Juventus, Allegri pun diprediksi bakal mencari petualangan baru.

Sayangnya, keinginan Arsenal bakal terhadang niat I Bianconeri yang ingin terus bersama Allegri. Seperti dikutip Football Italia, manajemen Juventus berniat memperpanjang masa kerja pelatih berusia 49 tahun itu hingga 2020.

Jika itu terjadi, Juventus benar-benar ingin melanjutkan kesuksesan mereka bersama Allegri. Di musim ini, Allegri berpeluang besar membawa Si Nyonya Tua merangkai gelar scudetto untuk kali keenam secara beruntun. Tren positif itu sudah dimulai sejak era Antonio Conte.

Total, Allegri telah mendampingi Juventus dalam 152 pertandingan. Statistiknya adalah 107 kemenangan, 25 hasil imbang, dan 20 kali kalah. Juventus juga mencetak 285 gol dan kebobolan 102 gol.

Sayang, Allegri belum bisa membawa Juventus berjaya di Liga Champions. Kesempatan besar mereka untuk mengangkat Si Kuping Besar kandas di musim 2014/2015. Di final, mereka kalah 1-3 dari Barcelona.

Di lain pihak, kabar perpanjangan kontrak Allegri di Juventus bakal membuat fans Arsenal gigit jari. Pasalnya, tak sedikit suporter Arsenal yang telah kecewa dengan kinerja Wenger. Itu karena The Gunners kini hanya sekadar berstatus penghuni zona empat besar, bukan penantang gelar Liga Inggris.

Roma Bisa Nikmati Laga Napoli vs Juventus

AS Roma menuntaskan tugas yang diperlukan kala mengatasi Empoli. Kini Giallorossi tinggal menunggu hasil Napoli vs Juventus, yang akan memberikan keuntungan.

Roma memetik kemenangan 2-0 kala menjamu Empoli di Olimpico, Minggu (2/4/2017) dinihari WIB lewat sepasang gol Edin Dzeko. Meski meraih angka penuh, pelatih Roma Luciano Spalletti mengakui performa timnya tak sepenuhnya memuaskan.

Dalam beberapa kesempatan skuatnya lengah dan hampir kecolongan. Empoli sempat mendapatkan sejumlah kans bagus lewat Mame Thiam dan Guido Marilungo, namun beruntung karena penyelesaian akhirnya tak terlalu oke dan bisa diamankan kiper.

Terlepas dari itu, kemenangan tersebut membuat Roma lepas dari tekanan di pekan penting ini. Sebab dua tim yang mengapit mereka, yakni Napoli dan Juventus, akan saling berhadapan di San Paolo, Senin (3/4/2017) dinihari WIB nanti.

Roma saat ini masih menempati posisi dua dengan koleksi nilai 68 dari 30 pekan. Mereka kini lima poin tertinggal dari Juve di posisi teratas dan lima poin unggul dari Napoli di posisi tiga.

Apapun hasil di San Paolo menguntungkan untuk anak-anak ibukota. Kemenangan Napoli berarti jarak dengan Juve di puncak sungguh terpangkas menjadi lima angka, sebaliknya kemenangan untuk Juve berarti setidaknya posisi Roma lebih aman dari tekanan Napoli. Sementara imbang memberikan sedikit hal dari keduanya.

“Saya akan mengatakan bahwa kami mengalami sedikit kesulitan, terutama di babak pertama. Tapi di babak kedua kami tampil lebih baik dan kemenangan sepenuhnya layak dipetik,” kata Spalletti kepada Mediaset Premium.

“Pertama, yang harus kami lakukan adalah tampil dengan baik dan memenangi laga. Kami melakukan separuh dari itu karena kami mendapatkan poin penuh. Seringkali kami terlalu memerhatikan pada hasil tim lainnya dan lupa untuk mendapatkan hasil sendiri.”

“Besok akan ada dua tim kuat bertarung, pelatih-pelatih bagus, dan sistem-sistem permainan yang solid. Jadi kita akan lihat apa yang terjadi di peluit akhirnya,” imbuhnya seperti dikutip Football Italia.

Borussia Dortmund memetik satu poin saat melakukan lawatan ke markas Schalke 04 di laga lanjutan Bundesliga. Die Borussen bermain imbang 1-1.

Saat melakoni pertandingan di Veltins Arena, Sabtu (1/4/2017) malam WIB, Dortmund bisa sedikit lebih menguasai jalannya pertandingan. Dalam data yang dilansir oleh ESPN FC, mereka bisa melakukan penguasaan bola 57 persen.

Soal peluang, Dortmund tujuh kali melakukan percobaan dan dua di antaranya menemui bidang. Sementara itu, Schalke mampu melakukan sembilan kali percobaan, tiga menemui sasaran.

Di babak pertama, percobaan Pierre-Emerick Aubameyang di menit 34 menjadi satu-satunya percobaan on target tim besutan Thomas Tuchel itu. Kans itu memanfatkan bola sodoran Shinji Kagawa.

Dortmund bisa unggul lebih dulu di menit 53. Kagawa bisa lolos dari posisi offside saat menerima umpan terobosan lalu memberi umpan matang untuk Aubameyang. Penyerang asal Gabon itu bisa menceploskan bola dengan gampang.

Ketinggalan satu gol, Schalke meningkatkan serangan. Percobaan on target pertama dilepaskan oleh Benedikt Hoewedes di menit 57. Usaha menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit 77.

Dengan satu tendangan keras dari dalam kotak penalti, Thilo Kehrer yang menjadi penyama kedudukan. Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan tercipta, skor 1-1 bertahan hingga laga bubar.

Dengan tambahan satu angka ini, Dortmund ada di posisi empat dengan raihan 47 angka. Sementara itu, Schalke ada di posisi sembilan dengan raihan 34 angka.

Bukan karena Ketidakpastian Masa Depan Wenger Performa Arsenal Menurun

Bukan karena Ketidakpastian Masa Depan Wenger Performa Arsenal Menurun

Arsene Wenger menepis jika ketidakpastian masa depannya berpengaruh terhadap performa Arsenal. Tapi dia mengakui kalau Arsenal harus memperbaiki penampilan.

Arsenal sedang dalam laju buruk setelah kalah empat kali dalam lima pertandingan terakhir di Premier League. Serangkaian kekalahan itu membuat The Gunners terlempar dari empat besar dan kini duduk di peringkat enam.

Tren buruk tersebut ditambah tersingkirnya Arsenal dari Liga Champions membuat tekanan kepada Wenger semakin besar. Tuntutan fans agar kontrak manajer asal Prancis itu tak diperpanjang makin menguat.

Arsenal sendiri kabarnya sudah menyiapkan kontrak baru untuk Wenger dengan durasi dua tahun. Tapi Wenger sampai saat ini belum mengambil keputusan.

Namun Wenger menampik anggapan jika masa depannya yang masih jadi tanda tanya itu mengganggu fokus timnya.

“Ya, karena itu akan jadi dalih yang mudah,” kata Wenger saat ditanya apakah persoalan tersebut tidak berpengaruh terhadap penampilan Arsenal di atas lapangan.

“Apakah saya bertahan dua tahun atau 10 tahun saya punya komitmen dan gairah yang persis sama untuk memenangi laga berikutnya. Saya percaya kami ada di posisi di mana kami tidak harus menemukan alasan yang mudah.”

“Tugas kami adalah untuk tampil. Bisakah Anda tampil terlepas dari itu? Menjadi profesional adalah tampil di atas lapangan dan tidak mencari-cari alasan yang tidak benar-benar merupakan masalah di luar lapangan,” katanya seperti dikutip dari Sky Sports.

Mbappe Kini Jadi Rebutan Tim Prancis

Kylian Mbappe tak cuma jadi rebutan klub-klub besar saat ini. Timnas senior Prancis dan juga timnas juniornya pun berebut pemain AS Monaco itu.

Performa gemilang Mbappe membuat mata tertuju padanya musim ini. Dia bikin 19 gol dan 11 assist dari 35 penampilan bersama Monaco yang juga melajukan klubnya itu di puncak Liga Prancis serta perempatfinal Liga Champions.

Wajar saja jika Mbappe kini jadi rebutan banyak klub besar Eropa seperti Manchester United, Real Madrid, Chelsea, Manchester City, dan lainnya yang ingin merasakan kehebatan pemain muda 18 tahun itu.

Jadi rebutan di level klub, Mbappe rupanya juga jadi rebutan di level tim nasional ketika Prancis senior dan Prancis U-20 saling “berebut” jasa si pemain.

Pasalnya Mbappe kini berstatus pemain senior Prancis setelah melakoni debutnya saat kalah 0-2 dari Spanyol beberapa hari lalu. Sementara itu di umurnya saat ini, Mbappe masih bisa masuk skuat U-20.

Timnas U-20 Prancis sendiri akan berlaga di Piala Dunia yang dihelat di Korea Selatan Mei mendatang dan nama Mbappe masuk skuat provosional. Padahal pada tanggal 9 Juni, Prancis harus berhadapan dengan Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Kylian akan berada di sana (Piala Dunia U-20) sejak skuat sementara diumumkan,” ujar pelatih Prancis U-20, Ludovic Batelli, seperti dikutip Soccerway.

“Sementara Ousmane (Dembele) tidak karena dia sudah masuk skuat tim nasional senior,” sambungnya.

“Saya akan mendiskusikan Kylian dengan Deschamps hari Jumat ini.”

Mbappe adalah anggota skuat Prancis yang menjuarai Piala Eropa U-19 tahun lalu. Dia punya 11 caps dan tujuh gol di level U-19.